Saturday, 27 June 2015

Life is a choice pt.1

*Author pov*


3 perempuan yang bernama Feranda, Sophie, dan Ariana sedang berada di apartmen Feranda yang bisa di bilang sangat elite. Mereka disana akan membicarakan sesuatu yang, yah.. bisa dibilang sangatlah penting daripada yang lain. Disanalah tempat yang sering digunakan mereka untuk nongkrong bersama. Layaknya anak remaja yang lain, mereka juga tak lupa untuk membawa smartphone kesayangan masing-masing, dan keheningan pun melanda selama beberapa menit dan tiba-tiba, “Hey! Maaf aku telat!” sahut seorang  perempuan yang bernama Helen.

Feranda, Sophie, dan Ariana pun terkejut dengan suara yang bisa dikatakan  sangat keras ditambah pula mic pembesar suara, “Hey! Kau yang diluar bisakah kau kecilkan volume suaramu?” balas Sophie dengan suara yang terkenal cempreng dari yang lain. “ayolah.. aku sudah tidak kuat ingin ke toilet...” jawab Helen dengan suara yang memelas. Dengan segera Ariana membuka kan pintu untuk Helen, “gini dong, bukain pintu buat temennya, bukannya malah diem aja..” ucap Helen dengan nada yang bisa dibilang ada sedikit kesan meremehkan, “bukannya bilang terima kasih malah marah-marah.. katanya kamu mau ke toilet, buruan sana!” ucap Ariana, “Iya, iya..” balas Helen
.
.
.
.
.
.
.


‘Cklek’ seperti itulah bunyi knob pintu yang terbuka, dan munculah perempuan berambut sebahu, kulit eksotis, dan memiliki lesung pipi ketika ia tersenyum, “Hoi! Aku mau nanya boleh ga?” tanya perempuan yang baru saja keluar dari kamar mandi, “boleh, tapi jangan nanya yang aneh-aneh” kata Sophie “siapa juga yang mau nanya yang aneh-aneh.. wleee” balas Helen sambil menjulurkan lidahnya.


“Jadi, sekarang kita mau bicarain apa?” tanya Helen, “Aku punya kabar gembira nih..” balas Feranda dengan muka bahagia. “Kabar gembira? Kabar gembira apa?? Kok aku ga tau sih?” saut Ariana dengan nada heran, “Iya ih, kok aku ga tau?” kata Sophie. “Jadi, Kita ber-4 bakalan pergi ke..” “ke hatimu~” potong Sophie “Sophie diam!" ucap Feranda, Sophie, dan Ariana secara bersamaan. "Jadi, kita ber-4 bakalan pergi ke...."

"AAAAAAAAAAHHHHHHH TOLONG!!!! SIAPAPUN TOLONG AKU!!! JANGAAN!!  AAAAAHHHH!!!”   

suara itu..


to be continue

Thx~

No comments:

Post a Comment