Oh tidak
Ini tidak mungkin
Mengapa bisa?
Aku harus membuang ini.
Helen’s pov
Entah
mengapa aku merasa ada yang aneh dari Feranda, aku merasakan ada sebuah bencana
yang akan menimpanya. Ah, sudahlah! Jangan pikirkan hal itu lagi! Aku bisa gila
karena memikirkan hal itu terus-menerus.
“Aku
lapaaar!!” teriak Ariana, “Ya, sebentar akan kubuatkan nanti..” jawab Feranda. “Kalian
semua, aku tidur duluan ya.. ini sudah jam 9 malam..” “Iya, Helen.. kau bisa
tidur di kamar ku..” jawab Feranda “Ah, tidak usah, aku tidur di kamar tamu
saja..” “Baiklah.. Selamat malam Helen”
..............................................................................................
“Siapa kau?”
“Jangan pura-pura tidak tahu!” ucap lelaki berambut
pirang itu
“OUCH!” dia menamparku keras sekali
“Aku baru tahu kalau itu rasanya sakit..”
“Dasar kau!!! Lelaki kurang ajar!! Siapa kau sebenarnya?”
“Kau masih tidak ingat siapa aku? Aku adalah orang
yang pernah kau tinggalkan selagi kita
masih SMA. Kau meninggalkanku karena
pacar sialan mu itu, Helen Gilbert.”
“ Zylen Megganoff!!”
“Akhirnya kau ingat juga”
“Kenapa aku ada di sini? Dan kenapa kau mengikatku di
sebuah tiang?”
“Aku disini hanya untuk memperlihatkanmu bagaimana
caraku menyiksa pacarmu yang
sialan itu!”
“Grace!!”
Dia tidak menjawab, hanya dibalas dengan anggukan
saja.
“Dimana dia??!!”
“ternyata kau masih sayang sama dia. Setelah 1 ½ tahun berpisah..”
“Cepat beri tahu!”
“Aku tidak akan memberi tahumu kalau kamu tidak putus
sama dia..”
“Dasar kau lelaki kurang ajar!!”
Dia menamparku kembali, dan dia mendekatkan mukanya
sehingga aku bisa merasakan
nafas nya mengenai mukaku.
“Aku tidak akan memberi tahumu jika kau tidak
mengikuti apa yang aku ucapkan.”
“Dasar lelaki egois!!”
“hmm.. begitu ya.. aku pikir aku tidak seegois dirimu
yang ingin mendapatkan apa yang kau
inginkan sehingga mengorbankan orang lain.”
“Aku tidak seperti itu!!”
“ssshhh.. jangan banyak bicara.. jika kau ingin melihat
pacarmu yang sialan itu, ikuti saja
apa yang aku bilang..”
“Tidak akan!! Tidak akan pernah!!! Dasar lelaki kurang
ajar!!!”
..................................................................
“Helen!
Helen! Bangun.. kau kenapa?? Mimpi buruk??” ternyata itu Ariana, Syukurlah itu
Ariana, aku kira itu orang lain.. “iya, aku tadi mengalami mimpi buruk..” “hmm..
kalau begitu, mau kuambilkan cookies
dan susu?” “boleh..”
“Jadi, kau
tadi mimpi apa?” “Tadi aku mimpi aku diikat di sebuah tiang, dan disitu ada
Zylen dan-” “lelaki kurang ajar itu.. ah, maaf tadi aku memotongmu, silahkan
dilanjutkan..” “disitu ada Zylen dan dia menamparku, dan dia bilang bahwa grace
itu ada di tangan dia, aku meminta kepadanya untuk memberikan Zylen kepadaku,
tapi, dia bilang jika aku ingin Zylen kembali aku harus memutuskan Zylen dan
mengikuti apa yang dia perintahkan kepadaku. Aku menolak dan hasilnya, aku
ditampar olehnya dan aku pun terbangun dari mimpi itu..” “begitu rupanya...”
TOK TOK TOK
“Ariana itu
siapa??” “entahlah aku juga tak tahu.. mari kita cek bersama.” “iya.”
OH TIDAK!!
To Be
Continue
Thx~